Home
/ Identifikasi Bullish Reversal dalam Trading forex
Share Simple Experiences
Saat Anda memulai analisis teknikal, pola bullish reversal muncul pada grafik aksi harga saham, yang seringkali dianggap sebagai momen yang tepat bagi para trader untuk membeli saham. lalu apa itu bullish reversal dan bagaimana kita bisa mengidentifikasi pola atau pola dalam dinamika harga saham.
Pada dasarnya, bullish reversal adalah pola pada grafik saham yang memberikan indikasi bahwa harga saham akan turun, tren harga TURUN menuju tren NAIK, harga sedang naik. Suatu saham dapat dikatakan memiliki pola bullish reversal apabila memenuhi dua syarat. syaratnya adalah:
Yang pertama adalah pola harus terbentuk saat saham sedang turun atau sudah berapa hari harganya turun. Jika Anda tidak mengalami ini, itu bisa disebut pola lanjutan atau lanjutan. Yang terakhir harus mengikuti pola konfirmasi menaik. Selain dua hal tersebut, rebound IHSG juga bisa menjadi sinyal kuat terjadinya bullish reversal, karena dengan rebound IHSG, saham-saham yang sedang turun dan memiliki pola yang baik cenderung akan bergerak naik menuju IHSG.
Pada dasarnya ada tiga cara untuk mengidentifikasi Reversal bullish. perlu anda ketahui bahwa menulis reversal merupakan sinyal beli dan sinyal bagi investor untuk segera membeli saham tersebut.
Sinyal tersebut dapat diidentifikasi dengan menggunakan pola bullish yang terbentuk pada grafik pergerakan harga saham. Untuk itu, berikut adalah 3 cara untuk mengidentifikasi Reversal bullish.
Pola ini terdiri dari dua batang pensil sempurna, dimana batang pertama biasanya menunjukkan penurunan harga saham dibandingkan hari sebelumnya, sedangkan lilin kedua menunjukkan kenaikan harga saham dari hari sebelumnya dengan volume yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, kebalikan dari dua pola puisi ini, mereka selalu terlihat lebih panjang dan bahkan menutupi seluruh tubuh perubahan listrik pertama, mirip dengan pola palu tertulis, jenis ini juga umumnya ditemukan di akhir tren turun, menunjukkan bahwa ada kemungkinan agar harga saham naik. .
Sebenarnya jenis ini mirip dengan jenis pola lainnya yang terdiri dari dua candlestick, dimana candlestick pertama menunjukkan bearish dan candlestick 2 menunjukkan bullish. Hard disk elektrik ke-2 biasanya memiliki posisi harga pembukaan yang lebih rendah daripada harga penutupan candlestick pertama. Selanjutnya panjang badan kendel kedua harus minimal 50% atau setengah dari panjang badan kendel pertama yang diketahui, sehingga pola yang dihasilkan dapat dianggap sebagai pola garis berlubang.
Konfirmasi pola bullish pertama adalah Hammer. Pedagang menyebutnya Hammer karena pola ini berbentuk seperti palu dengan bagian kelamin yang pendek dan benang pangkal yang panjang.
Pola hammer ini berbentuk downtrend dan biasanya memiliki ciri-ciri seperti upper heart sedikit atau tidak ada, jadi body candle pendek di atas, panjang heart bawah candle biasanya 2-3 kali panjang candle. lilin. candle body, dan terakhir posisi candle di dasar lembah atau lebih rendah.
Garis bawah yang panjang dari pola Hammer ini bisa menjadi tanda bahwa penjual berusaha menekan harga saham serendah mungkin untuk hari itu. Sementara itu, candle pendek dengan sedikit atau tanpa hati di bagian atas menunjukkan bahwa investor telah melakukan pembelian saham dalam jumlah besar di dekat harga pembukaan untuk mendorong harga saham kembali naik.
Dibandingkan dengan jenis tren naik lainnya, grafik ini hanya terdiri dari satu kandil agar mudah dikenali.
Berikut ini adalah penjelasan singkat dan bagaimana mengidentifikasi Reversal bullish secara singkat.