Mau Belajar Candlestick Pattern? Simak Ulasan Ini!

 


Belajar candlestick pattern tentunya menjadi hal yang wajib bagi para trader. Melalui candlestick inilah nantinya trader bisa mengetahui pergerakan harga dalam saham. Trend yang ditunjukkan dalam grafik-grafik candlestick bahkan bisa dibilang merupakan tolak ukur penting dalam trading.

Tidak heran bila pada akhirnya seorang trader di era modern paling tidak haruslah mengetahui cara membaca candlestick pattern. Namun, apa sih sebenarnya candlestick pattern ini? Simak ulasannya berikut untuk lebih jelasnya:

Sekilas Tentang Candlestick Pattern

Seperti yang sempat dibahas sebelumnya bahwa belajar candlestick pattern memang menjadi hal penting bagi trader. Melalui candlestick ini nantinya trader akan dapat melihat pergerakan yang terjadi dalam suatu trend trading.

Bahkan melalui grafik dari candlestick ini pun bisa digunakan untuk melihat pergerakan dari trading saham, forex dan lain sebagainya. Inilah kemudian yang membuat candlestick menjadi chart yang seringkali dipilih trader di era modern ini.

Melalui candlestick ini nantinya trader juga bisa mengetahui pengaruh yang ada pada investor kepada pergerakan harga dalam trading. Ini tentunya menjadi hal penting supaya trader bisa mengetahui trend yang terjadi dalam trading.

Berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh chart satu ini memang menjadi hal yang pada akhirnya membuat trader memilih menggunakan candlestick pattern. Kemampuan chart yang mampu memberikan gambaran atas trend yang terjadi memang bisa sangat membantu trader.

Bahkan untuk trader yang sudah memiliki jam terbang tinggi, candlestick ini bisa menjadi chart untuk memberikan keuntungan besar bagi trader. Inilah kemudian yang membuat chart ini selalu menjadi pilihan trader untuk digunakan.

Jenis Pola dalam Candlestick

Candlestick ini pun juga memiliki pola yang cukup beragam dalam chartnya. Pola inilah nantinya yang akan muncul untuk kemudian digunakan menganalisa oleh trader. Nah, berikut ini adalah 4  pola yang sering ditemui dalam candlestick:

1. Hanging Man

Hanging man menjadi pola pertama yang dapat ditemukan dalam pola candlestick satu ini. Nantinya pada pola ini akan diperlihatkan pola pembalikan dari bullish menuju bearish. Pada pola ini sendiri akan tampak panjang dari ekor lebih panjang dibanding badan.

2. Inverted Hammer

Pada pola ini nantinya akan diperlihatkan terjadi trend turun menjadi trend naik. Bentuk dari hammer ini sendiri nantinya akan memiliki ekor yang bahkan dua kali lipat lebih panjang dibanding badan hammer.

Posisi dari inverted hammer ini nantinya akan berada pada downtrend dimana pada akhirnya akan masuk ke pasar trading. Melalui indikasi inilah nantinya trader bisa mengetahui pola yang tepat dalam trend.

3. Shooting Star

Pola berikutnya yang dapat ditemukan dalam candlestick pattern ini ialah shooting star. Pada pola ini nantinya akan menunjukkan kemungkinan terjadinya penurunan harga pada suatu trend.

Biasanya trend ini hanya akan muncul pada beberapa sesi. Nantinya penurunan harga pun akan terjadi begitu cepat bahkan berada di bawah harga pembukaan. Shooting star sendiri memiliki badan pendek dan ekor lebih panjang.

4. Doji

Doji merupakan pola yang menunjukkan keraguan pasar terhadap harga yang terjadi dalam suatu trend trading. Badan dari pola ini sendiri tampak tipis dan memiliki posisi sama atau bisa disebut netral.

Apabila dalam candlestick sendiri menunjukkan pola ini, maka dapat dipastikan bahwa harga dari pembukaan serta penutupan memiliki nilai sama. Inilah yang membuat keraguan pasar terjadi.

Pada dasarnya belajar candlestick pattern memang bukan hal yang mudah dilakukan oleh orang awam atau bahkan trader pemula. Namun, bila trader bisa memahami setiap poin dalam candlestick ini dengan baik tentunya trading pun bisa lancar.