Strategi Entry Pola Bear Trap Untuk Trading Mudah
Strategi Entry Pola Bear Trap Untuk Trading Mudah
Salah satu kriteria untuk mengatakan bahwa seorang wirausahawan adalah "dewasa" adalah bahwa ia telah memiliki keterampilan untuk memasuki situasi dengan baik. Kemampuan ini penting bagi trader karena posisi yang salah, bahkan taruhan terkecil sekalipun, adalah kerugian modal.
Secara umum, kemampuan trader untuk memasuki posisi meningkat ketika trader sudah memiliki strategi trading yang jelas, pengelolaan uang yang terukur dan psikologi trading yang baik. Tentu saja, untuk mencapai level ini tidak mudah. Tampaknya masih banyak trader yang masih kesulitan mencari peluang investasi yang menguntungkan. Paling sering, banyak trader terutama pemula menggunakan insting sebagai dasar untuk membuka posisi.
Percayalah, mengikuti naluri Anda hanya akan menenggelamkan Anda ke dalam jurang kerugian. Padahal, ada banyak cara atau metode yang bisa digunakan untuk mencari peluang masuk yang menguntungkan. Dalam konteks ini, penulis mencoba mengkaji strategi entry dengan menggunakan teknik price action, khususnya pola Bear Trap.
Bear Trap
Pola bear trap adalah pola harga yang menunjukkan sinyal pembalikan palsu pada grafik. Pola ini biasanya terlihat di pasar beruang. Ketika level support sepertinya akan ditembus, harga sebenarnya bergerak lebih tinggi ke arah yang berlawanan. Jadi bisa diartikan jika pola ini menunjukkan sinyal jual palsu.
Untuk menghindari kesalahan sinyal, pastikan Anda mengetahui beberapa pola harga yang diidentifikasi sebagai Bear Trap. Forextradingstrategies4u melaporkan bahwa pedagang perlu memperhatikan setidaknya tiga jenis pola perangkap beruang, termasuk:
Pola Pertama
Pola pertama ini menunjukkan penurunan harga yang sangat meyakinkan hingga ditutup di bawah level support. Dalam kondisi seperti itu, trader biasanya mengharapkan tren akan terus berlanjut. Namun yang terjadi adalah candle selanjutnya adalah candle bullish dan trend berubah menjadi bullish.
Pola Kedua
Pada pola kedua ini, menunjukkan jebakan beruang yang ditandai dengan candle bullish. Pada dasarnya, pola ini muncul dalam tren turun. Sinyal Bear Trap kemudian terdeteksi ketika level support mematahkan ekor candle yang ditutup di atas level ini. Jadi, pada akhirnya, candlestick membentuk pola Hammer, yang biasanya diartikan sebagai penolakan pasar untuk menurunkan harga lebih jauh.
Tipe Ketiga
Pola ketiga sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pola kedua, namun yang membedakan adalah jenis candle breakout pada level support. Jika pola lain memiliki candle bullish, pola ini ditandai dengan candle bearish. Lilin berikut adalah lilin bullish, yang menunjukkan bahwa harga berbalik dari tren turun sebelumnya.
Strategi Trading
Secara umum Bear Trap adalah pola candlestick yang paling dihindari oleh trader yang mengikuti sistem trading “trend following” atau trading sesuai trend. Pola ini merupakan ancaman atau tanda bahaya karena trend harga sedang berubah arah. Sehingga Pengikut strategi dapat mengalami kerugian saat harga bergerak mundur dan mengklik hasil Stop Loss.
Namun kabar baiknya pola ini juga bisa dijadikan acuan untuk membuka posisi. Secara umum pola Bear Trap ini sangat cocok untuk trader yang menggunakan teknik atau strategi trading "Counter Trend" yang melawan trend dan mencari reversal sebagai kriteria pemberian posisi.
SetUp Dan Aturan Entry
# Kerangka waktu: 15 menit (M15) ke atas (semakin besar semakin baik).
# Pasang: Tidak ada batasan pada pasangan koin yang dapat digunakan.
# Alat: Garis horizontal untuk menggambar level support resistance.
# Indikator: Tanpa indikator.
Aturan Entry
# Pertama-tama tentukan level support dan resistance.
# Perhatikan candle uji pada level support untuk salah satu pola bear trap yang dijelaskan di atas.
# Tunggu 1-2 candle bullish muncul setelah pola Bear Trap.
# Tempatkan pending order buy beberapa pips di atas tinggi candle terakhir yang naik atau di sekitar level penutupan candle.
# Jangan lupa untuk menempatkan Stop Loss 2-5 poin di bawah candlestick referensi Bear Trap.
# Take Profit memang tidak memiliki batasan khusus. Trader dapat menggunakan Swing High berikutnya dari beberapa candle untuk Bear Trap atau mengandalkan rasio risiko/imbalan 1:3.