Berbagai Jenis Perbedaan Trading Dan Investasi
Berbagai Jenis Perbedaan Trading Dan Investasi
Selain berinvestasi, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dari trading. Secara umum trading adalah kegiatan jual beli saham, perdagangan mata uang asing atau forex trading, perdagangan biner, perdagangan emas dan komoditas untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat.
Biasanya, perdagangan berlangsung dalam beberapa hari atau bulan. Pembelian dan penjualan dokumen investasi biasanya diselesaikan dalam waktu satu tahun.
Namun, Anda harus memahami bahwa perdagangan dapat dilakukan di pasar modal dan menggunakan jasa broker, karena dalam perdagangan dokumen tidak dalam bentuk fisik yang dapat Anda sentuh.
Cara kerja ini berbeda dengan sistem jual beli barang yang biasanya berlangsung dalam bentuk fisik, misalnya jual beli emas di toko emas atau jual beli mata uang di money changer.
Dalam perdagangan valuta asing, pasangan mata uang dapat diperdagangkan dalam bentuk kontrak valuta asing di pasar valuta asing. Di toko emas, Anda dapat melakukan operasi jual beli dengan kode XAU.
Trading Dan Investasi
Meski cukup sering diulang, faktanya masih banyak teman trader yang kesulitan memisahkan trading dari dokumen trading dan investasi.
Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memperoleh keuntungan dari pembelian dan penjualan saham, mata uang, komoditas dan instrumen lainnya di pasar modal. Berikut adalah empat perbedaan mendasar antara perdagangan dan investasi.
Periode Transaksi
Salah satu perbedaan mendasar yang dapat Anda identifikasi saat membeli dan menjual saham, mata uang, emas, dan instrumen lainnya adalah kerangka waktu perdagangan. Dalam perdagangan, Anda dapat menetapkan tujuan perdagangan Anda untuk menghasilkan uang dalam waktu yang relatif singkat.
Transaksi biasanya memakan waktu dari beberapa menit hingga beberapa bulan. Di sisi lain, ketika berinvestasi di saham, mata uang, komoditas, dan aset lainnya, perhitungan tahunan digunakan sebagai periode.
Strategi Yang Diterapkan
Selain periode, strategi profit antara trading dan investasi berbeda. Dalam perdagangan, Anda dapat fokus pada kondisi pasar keuangan saat melakukan perdagangan beli dan jual jangka pendek dengan tujuan menghasilkan keuntungan.
Misalnya, dalam trading forex, seorang trader memutuskan untuk tidak melakukan trading jika melihat harga bergerak dalam pola candlestick yang menurutnya tidak aman dan berpotensi loss.
Strategi yang berbeda harus digunakan bagi Anda yang memutuskan untuk berinvestasi di saham, mata uang asing atau aset investasi lainnya. Investor berfokus pada hasil emiten atau perusahaan yang mengeluarkan saham.
Kinerja emiten dipadukan dengan fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham dan lainnya, sehingga dapat menghasilkan keuntungan dan mengelola kerugian dari jual beli aset pasar modal.
Analisa Yang Digunakan
Perbedaan ketiga adalah analisis yang digunakan. Anda dapat mengambil untung dari peristiwa perdagangan dengan menggunakan analisis teknis pada grafik pergerakan harga saham, mata uang asing, dan aset perdagangan lainnya.
Karena bergerak dalam waktu singkat dan cepat, Anda juga perlu mengambil keputusan cepat saat trading. Analisis teknikal, biasanya ditampilkan dalam bentuk pola candlestick, yang mewakili pergerakan harga saham, mata uang digital, dan komoditas secara real time, dapat menjadi analisis yang Anda andalkan saat melakukan trading.
Sebaliknya, dalam investasi, Anda memiliki lebih banyak ruang dan waktu untuk menggabungkan beberapa analisis sekaligus, seperti analisis fundamental, analisis teknis, dan analisis sentimen.
Kombinasi dari analisis ini dapat membantu Anda mengevaluasi kinerja emiten ekuitas dan membentuk dasar untuk keputusan investasi jangka panjang di pasar modal dan valuta asing.
Risiko
Perbedaan terakhir antara perdagangan dan investasi adalah tingkat risiko yang mungkin Anda hadapi dalam dua aktivitas keuangan ini. Risiko perdagangan yang mungkin Anda hadapi adalah karena pengisian sebagian, di mana hanya sebagian dari aset yang diperdagangkan yang dijual.
Meskipun Anda mungkin menghadapi risiko investasi dari pihak lawan yang mengharuskan Anda untuk membeli dan menjual aset investasi melalui perantara pihak lain, risiko pengisian sebagian serupa dengan risiko transaksi yang dijelaskan di atas.