Mitos Yang Terdapat Dalam Analisa Trading

 

Mitos Yang Terdapat Dalam Analisa Trading

Dalam dunia pasar keuangan, ada dua jenis pihak, yaitu investor (yang memegang aset dalam jangka waktu yang relatif lama) dan trader (menyimpan aset untuk jangka waktu yang singkat). Saat ini, banyak pedagang dan investor berpikir bahwa analisis teknis hanyalah studi dangkal dari pola dan grafik candlestick tanpa menunjukkan hasil investasi yang nyata dan menguntungkan. Apakah benar-benar seperti ini?


Meskipun tidak semua trader mengutuk penggunaan analisis teknikal, penggunaannya masih menjadi bahan perdebatan. Tentu saja, dua pandangan yang berbeda ini menyebabkan kesalahpahaman di dunia investasi tentang analisis teknis dan penggunaannya. Nah, pada artikel kali ini kami menyajikan informasi seputar mitos yang tak terbantahkan tentang analisa teknikal trading forex selama ini.


Analisa Trading Teknikal Hanya Digunakan Sebagian Trader 

Analisis teknis, yang dipercaya beberapa tahun lalu, hanya tersedia untuk pedagang pribadi. Namun dalam praktiknya, bank investasi juga menggunakan analisis teknikal. Bank-bank besar bahkan dikenal memiliki trader-trader berdedikasi yang masih menggunakan analisa teknikal. Perdagangan frekuensi tinggi bursa juga sangat bergantung pada konsep analisis teknis ini.


Analisa Teknikal Mudah Dan Cepat

Internet saat ini penuh dengan berbagai situs yang menawarkan kursus analisis teknis yang menjanjikan kesuksesan dalam perdagangan. Banyak orang memulai trading berdasarkan indikator teknis sederhana dan berharap dapat menghasilkan uang dengan cepat. Faktanya, mencapai kesuksesan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan membutuhkan latihan, pembelajaran mendalam, manajemen risiko, dan disiplin tingkat tinggi.


Indikator Teknikal Dapat Digunakan Disemua Market

Indikator adalah alat yang digunakan pedagang dan analis profesional untuk melengkapi sudut pandang mereka saat membuat rencana perdagangan. Mengacu pada volatilitas, momentum, aliran uang dan tren, indikator digunakan untuk memberikan informasi tentang potensi perubahan harga.


Ada ribuan indikator yang tersedia dalam analisis teknikal dan legendanya dapat diterapkan ke semua pasar, baik pasar forex maupun pasar saham. Kenyataannya tidak seperti itu. Indikator teknikal tidak dapat diterapkan pada semua pasar, tetapi hanya pada pasar sesuai dengan acuan indikator tersebut.


Mengapa? Karena setiap indikator memiliki keunikan dan perbedaannya sendiri, demikian juga penggunaannya. Misalnya, ada indikator yang sangat efektif untuk saham tetapi tidak cocok untuk perdagangan berjangka, opsi, komoditas, dan obligasi. Dalam hal ini, Anda tidak akan membuat kesalahan dengan menerapkan indikator teknis yang tidak tepat ke grup aset.


Tingkat Akurasi Analisis Teknikal Lebih tinggi

Mitos analisis teknikal adalah selalu lebih akurat daripada analisis lainnya. Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Keakuratan analisa juga mempengaruhi posisi trading yang benar (Open position) untuk mendapatkan probabilitas yang lebih tinggi. Ingatlah bahwa profitabilitas adalah kombinasi dari persentase keuntungan dan komisi.


Analisa Teknikal Hanya Untuk Trading Jangka Pendek

Sering menjadi mitos di dunia investasi bahwa analisis teknis hanya cocok untuk perdagangan jangka pendek dan otomatis. Beberapa orang berpikir bahwa analisis teknis hanya cocok untuk perdagangan harian dan perdagangan frekuensi tinggi.


Namun, mitos ini tidak selalu benar karena disusun dari beberapa sumber, analisis teknis juga telah digunakan oleh investor dan trader jangka panjang dan memberikan hasil yang menguntungkan pada grafik mingguan dan bulanan.


Analisa Teknikal Tidak Terlalu Akurat 

Trader sukses dengan pengalaman puluhan tahun menyanggah mitos ini. Pernyataan ini diketahui ketika pewawancara mewawancarai beberapa pedagang hebat yang telah menjalankan bisnis mereka dengan sukses dan mendapat untung besar dengan menggunakan analisis teknis dan mempelajari pola.